12 Kegunaan BELIMBING WULUH Sebagai Obat Herbal
Belimbing Wuluh (20)
(Averhoa bilimbi.)
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Belimbing Wuluh adalah:
Belimbing Wuluh atau Belimbing Asam (Nama Latin: Averhoa bilimbi) termasuk dalam famili Oxalidaceae, habitat Belimbing Wuluh dapat tumbuh baik di tempat-tempat terbuka yang mempunyai ketinggian kurang dari 500 meter di atas permukaan air laut. DI negara asalnya, tanaman ini tumbuh baik di daerah tropis dan di Indonesia banyak dipelihara di pekarangan atau kadang-kadang tumbuh secara liar diladang atau tepi hutan.
Tumbuhan ini tingginya dapat mencapai lebih dari 10 meter dan mempunyai batang yang keras. Ada dua varitas dari tumbuhan belimbing asam yaitu yang menghasilkan buah berwarna hijau dan kuning muda atau sering pula dianggap berwarna putih.
Nama lain dari tanaman belimbing wuluh (nama lokal) adalah :
Belimbing Asam (Indonesia), Calincing (sunda),; Blimbing wuluh (Jawa), Bhalimbing bulu (Madura),; Blimbing buluh (Bali), Selimeng (Aceh), Balimbing (Lampung); Balimbeng (Flores), Belimbing keris (jawa tengah)
12 Cara Mengolah dan Mengkonsumsi Belimbing Wuluh untuk Obat Herbal Alami:
1. Batuk
a. 1 genggam bunga belimbing asam dan 1 potong gula batu Cara membuat: direbus bersama-sama dengan 1 gelas air sampai mendidih hingga tinggal ½ Gelas. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore secara rutin.
b. Daun, bunga dan buah belimbing asam ditambah gula merah dan adas pulawaras. Cara Membuat: direbus bersama-sama dengan 1 gelas air sampai mendidih hingga tinggal ½ gelas. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore secara rutin
2. Beguk
10 lembar daun belimbing asam dan 4 siung bawang merahCara membuat: ditumbuk bersama-sama sampai halus. Cara menggunakan: untuk bobok dan obat luar
3. Encok
a. 1 genggam daun belimbing asam ditambah kapur sirih.Cara membuat: ditumbuk halus bersama-sama. Cara menggunakan: digosokan sebagai param
b. 4 genggam daun belimbing asam.Cara membuat: ditumbuk halus.Cara menggunakan: digunakan untuk menggosok bagian pinggang
4. Sariawan
11 kuntum bunga belimbing asam, asam jawa dan gula merah. Cara membuat: direbus bersama-sama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore
5. Hipertensi
3 buah belimbing asam, ½ ikat daun kemangi. Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal ½ gelas, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum menjelang tidur dan diulangi 3 hari sekali
6. Diabetes mellitus, demam dan radang poros usus
3 genggam daun belimbing asam . Cara membuat: direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya.Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore
BACA JUGA: Bolehkah Penderita Diabetes Makan Gula Aren?
7. Menghilangkan Jerawat
3 buah belimbing asam dan garam secukupnya. Cara membuat: buah belimbing diparut kemudian kedua bahan tersebut dicampur sampai merata. Cara menggunakan: digunakan sebagai bedak pada bagian wajah yang berjerawat
8. Gondongan:
10 ranting muda belimbing wuluh berikut daunnya dan 4 butir bawang merah setelah dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Balurkan ketempat yang sakit.
9. Pagel linu:
1 genggam daun belimbing wuluh yang masih muda, 10 biji cengkeh, 15 biji lada, digiling halus lalu tambahkan cuka secukupnya. Lumurkan ketempat yang sakit.
10. Batuk rejan:
10 buah belimbing wuluh dicuci lalu ditumbuk halus-halus,
a. diremas dengan 2 sendok makan air garam, lalu disaring. Minum, lakukan 2 kali sehari.
b. Buah belimbing wuluh dibuat manisan, sehari makan 3 x 6-8 buah.
11. Rematik :
a. 100 gr daun muda belimbing wuluh, 10 biji cengkeh dan 15 biji merica dicuci lalu digiling halus, tambahkan cuka secukupnya sampai menjadi adonan seperti bubur. Oleskan adonan bubur tadi ketempat yang sakit.
b. 5 buah belimbing wuluh, 8 lembar daun kantil (Michelia champaca L.), 15 biji cengkeh, 15 butir lada hitam, dicuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis dan 1 sendok makan minyak kayu putih. Dipakai untuk menggosok dan mengurut bagian tubuh yang sakit. Lakukan 2-3 kali sehari.
12. Panu:
10 buah belimbing wuluh dicuci lalu digiling halus, tambahkan kapur sirih sebesar biji asam, diremas sampai rata. Ramuan ini dipakai untuk menggosok kulit yang terserang panu. Lakukan 2 kali sehari.

Komentar
Posting Komentar