Manfaat Air Nira AREN untuk Kesehatan, Diantaranya Ampuh untuk Sembuhkan Sembelit, Sariawan sampai Batu Ginjal
AREN (12)
(Arenga pinnata)
Kandungan nira gula aren dan manfaatnya:
Bagian dari tanaman aren yang digunakan sebagai bahan obat adalah akar dan nira. Akar digunakan untuk mengatasi penyakit batu ginjal dan ruam kulit, sedangkan tuak digunakan untuk mengatasi sariawan dan sembelit.
Dalam mengatasi
penyakit batu ginjal, akar aren digunakan bersama-sama dengan akar alang-alang,
daun keji beling, herba meniran dan air. Penggunaannya dilakukan selama 14 hari
atau sampai batu ginjal keluar yang dapat berupa batu, pasir atau butiran. Apakah boleh penderita diabetes makan gula aren?
Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, gula aren juga mengandung glukosa yang merupakan musuh penderita diabetes. Walaupun ada yang bilang penderita diabetes dapat mengkonsumsi gula aren karena indeks glikemiknya lebih rendah dibanding gula putih, tetapi tetap ada rasa manisnya, jadi boleh dimakan, tapi harus dibatasi.
BACA JUGA: Manfaat Buah Alpukat Bagus Untuk Penderita Diabetes
Air aren difermentasikan menjadi cuka yang digunakan untuk bahan pengawet (mematikan mikroba) pada ikan dan makanan lain selain juga memberi cita rasa pada makanan.
Nira dapat juga dibuat sebagai minuman segar, soft drink, gula semut, gula merah dan permen. Untuk pembuatan gula, pH nira dari 8 - 9 diturunkan menjadi netral (7). Untuk bahan baku gula, nira disadap di pagi hari selanjutnya nira disaring, dimasak dengan wadah terbuka, setelah mendidih diberikan sedikit TSP (Triple Super Phosfate) untuk menurunkan pH.
Setelah pH netral, cairan disaring kembali, kemudian dipindahkan ke wadah yang lebih besar. Cairan dimasak sampai kental, dengan apikecil dan sering diaduk. Bila mencapai kekentalan tertentu, dipindahkan kewadah plastik dan disimpan pada kamar pendingin sampai mengkristal. Gula kristal dimasukkan ke wadah sentrifuge untuk pemecahan menjadi butiran sehingga terbentuk gula semut.
Pembuatan gula merah dilakukan dengan proses yang sama, hanya pada tahap akhir pada saat cairan mengental, dituangkan ke dalam cetakan. Pembuatan permen dilakukan dengan pemanam bahan sirup gula yang hampir mengkristal dengan menambah ekstrak (lemon, mocca, susu, strawberry, dan lain-lain) Sirup tersebut disimpan dalam periuk tanah selama tiga bulan sambil sewaktu-waktu diaduk.
Bila kristal telah terbentuk maka dikeluarkan sedikit demi sedikit lalu dibentuk kemudian dikemas sesuai ukuran yang dikehendaki.
Dalam
100 ml nira segar mengandung total padatan sekitar 15,20 - 19,70 g,
sukrosa 12,30 - 17,40 g, abu0,11 - 0,41 g, protein 0,23 - 0, 32 dan asam
ascorbik 16 - 30 g.
Jika difermentasikan dapat menjadi olahan tuak, sirup aren, gula aren, gula semut, minuman segar, dan lain sebagainya.

Komentar
Posting Komentar