Simak yuk! Cara Membuat Jamu Pahitan dari Si Pahit BROTOWALI
Brotowali (33)
(Tinospora rumphii Boerl )
Deskripsi dan Morfologi Tanaman Brotowali adalah:
Brotowali, memiliki nama latin Tinospora rumphii Boerl, Menispermum verricosum Flem ini merupakan Tumbuhan liar di hutan, ladang atau ditanam dihalaman dekat pagar. Biasa ditanam sebagai tumbuhan obat.
Brotowali menyukai tempat panas, termasuk perdu, memanjat, tinggi batang sampai 2,5 meter. Batang sebesar jari kelingking, berbintil-bintil rapat rasanya pahit.
Daun tunggal, bertangkai, berbentuk seperti jantung atau agak budar telur berujung lancip, panjang 7 - 12 cm, lebar 5 - 10 cm. Bunga kecil, warna hijau muda, berbentuk tandan semu. Tumbuhan ini bisa diperbanyak dengan cara stek.
Adapun nama lain atau nama lokal dari Brotowali antara lain:
Antawali, bratawali, putrawali, daun gadel (Jawa);
Andawali (Sunda),
Antawali (Bali),
Shen jin teng (China).
Bagian yang dipakai untuk obat dari tanaman brotowali adalah Batang, buah dan daun
Ciri-ciri tanaman brotowali yaitu :
Menyukai tempat panas,
termasuk perdu, memanjat,
tinggi batang sampai 2,5 m.
Batang sebesar jari kelingking,
berbintil-bintil rapat rasanya pahit.
Daun tunggal, bertangkai,
berbentuk seperti jantung atau agak budar telur berujung lancip,
panjang 7 - 12 cm, lebar 5 - 10 cm.
Bunga kecil,
warna hijau muda,
berbentuk tandan semu.
Kandungan Kimia Tanaman Brotowali :
-Antipiretikum
-Tonikum
-Antiperiodikum
-Diuretikum
-Antidiabetik
-Alkaloid
-Glikosida pikroretosid,
-Zat pahit pikroretin
-Harsa,berberin dan palmatin.
-Akar mengandung alkaloid berberin dan kolumbin.
Bagian yang dipakai untuk obat dari tanaman brotowali adalah batang, buah dan daun
Tanaman Brotowali merupakan obat tradisional yang terkenal dengan rasanya yang sangat pahit namun juga sangat manjur untuk meyembuhkan banyak penyakit.
Khasiat tanaman Brotowali dalam menyembuhkan berbagai pengakit seperti :
Penghilang sakit (Analgetik),penurun panas (antipiretik),melancarkan meridian dan bermanfaat dalam mengatasi ketidaksuburan dan juga meningkatkan vitalitas pria.
Berikut beberapa cara membuat jamu pahitan dari tanaman brotowali, untuk obat sakit:
1. Rheumatik :
1 jari batang brotowali dicuci dan
potong-potong seperlunya,
direbus dengan 3 gelas air sampai menjadi 1 1/2 gelas.
Setelah dingin disaring,
ditambah madu secukupnya,
minum. Sehari 3 x 1/2 gelas.
2. Demam kuning (icteric) :
1 jari batang brotowali dicuci dan
potong-potong,
direbus dengan 3 gelas air sampai menjadi 1 1/2 gelas.
Diminum dengan madu secukupnya. Sehari 2 x 3/4 gelas.
3. Demam :
2 jari batang brotowali
direbus dengan 2 gelas air, sampai menjadi 1 gelas.
Setelah dingin, diminum dengan madu secukupnya.
Sehari 2x 1/2 gelas.
4. Kencing manis dan infeksi saluran kemih:
1/3 genggam daun sambiloto,
1/3 genggam daun kumis kucing,
3/4 jari ± 6 cm batang brotowali dicuci dan dipotong-potong,
direbus dengan 3 gelas air sampai menjadi 2 gelas.
Diminum setelah makan, sehari 2 X 1 gelas.
5. Kudis (scabies) :
3 jari batang brotowali,
belerang sebesar kemiri,
dicuci dan ditumbuk halus,
diremas dengan minyak kelapa seperlunya.
Dipakai untuk melumas kulit yang terserang kudis.
Sehari 2 x.
6. Luka luar :
Daun brotowali ditumbuk halus,
letakkan pada luka, diganti 2 x perhari.
Untuk mencuci luka,
dipakai air rebusan batang brotowali.

Komentar
Posting Komentar