Wow! Khasiat Tumbuhan Liar BOROCO Dapat Meredakan Radang Mata

 

BOROCO (31)

(Celosia argentea L.)

 

tanaman herbal untuk  sakit radang mata
 

 

Nama Latin dan Sebutan Lain Tumbuhan Boroco

Tumbuhan Boroco disebut dengan nama latin Celosia argenta L. termasuk ke dalam famili Amaranthaceae, banyak ditemukan tumbuh liar dipinggir jalan, semak-semak dan pekarangan  Tanaman ini dikenal dengan nama daerah bayam ekor belanda, bayam kucing dan kuntha. Di Indonesia, bunga ini mempunyai beberapa nama, antara lain: boroco, sangsri (Sunda); sangsri, cuca (Jawa); bayam ekor belanda (Pantai Timur Sumatera); bayam kucing (Maluku);  kuntha (Kangean); baya kasubiki (Ternate). 

 

Sedangkan beberapa nama asingnya adalah Qing xiang zi (China); wild coxcomb, quail grass (Inggris).

Kandungan kimia tumbuhan ini belum banyak diketahui. Tumbuhan ini bersifat : anti hipertensi, anti radang mata. Dalam farmakologi Cina disebut tumbuhan ini memiliki rasa pahit dan sejuk.

 

Bagian tanaman yang dimanfaatkan untuk obat herbal: Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan biji, bunga atau seluruh tanaman, dalam keadaan segar atau sudah dikeringkan. Tanaman kering hasil penjemuran dapat disimpan sampai 1 bulan.

 

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA

Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman empiris secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, khasiat tanaman Boroco ini dapat menyembuhkan beberapa penyakit.

Berikut 7 jenis penyakit dan cara mengolahnya menjadi Ramuan Herbal :

 

1. Radang kornea mata (Keratitis): Rebus biji boroco (15 gram) dan hati ayam (2 pasang) dengan 3 gelas air sampai tersisa 1,5 gelas. Setelah dingin, bagi air saringannya menjadi 3 bagian. Minum pada pagi, siang dan sore hari, masing-masing 1/2 gelas. Hati ayamnya boleh dimakan, hati ayam banyak mengandung vitamin A. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

 

2. Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi): Rebus biji boroco (15-30 gram) dengan  1 gelas air sampai airnya tersisa 1/2 gelas air. Setelah diingin, saring dan bagi menjadi 2 airnya sama banyak. Minum pada pagi dan sore hari sebelum makan.

 

3. Muntah darah: Rebus bunga boroco segar (30 - 60 gram) ditambah daging secukupnya dengan 3 gelas air sampai dagingnya matang seperti sup.  Setelah dingin, minum airnya.

 

4. Obat cuci mata: Rebus bunga boroco yang telah dicuci bersih.  Setelah dingin, gunakan air rebusannya untuk obat cuci mata (setelah disaring dengan kertas saring/kapas).

 

5. Keputihan: Rebus bunga boroco (60 gram) dan daging (60 gram) dengan 3 gelas air sampai dagingnya matang. Setelah dingin,  minum air rebusannya dan dagingnya bisa dimakan.

 

6. Infeksi saluran kencing. Tanaman 30 – 60 gr, direbus, minum.

 

7. Keputihan. Bunga 60 gr ditambah 60 gr daging, direbus, minum air dan makan  dagingnya.

 

 

CATATAN :

a) Jika tekanan bola mata tinggi (glaucoma), jangan minum air rebusan boroco.

b) Biji boroco bekerja pada penyakit mata karena berkhasiat anti radang  pada mata (ophthalmic antiphlogistic) dan astringen pada radang conjungtiva mata (astringent in conjunctivitis). 

Dibawah Ini Beberapa Tanaman Herbal Lain Yang Juga Ampuh Mengobati Penyakit Kronis, Silahkan Dibaca:

"Sebelum Menggunakan Obat Herbal Disarankan Sebaiknya Konsultasi Dahulu Dengan Dokter Anda"

Share :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ternyata! Tumbuhan ANTING-ANTING Bisa Bermanfaat untuk Kesehatan Manusia , Kucing dan Burung

Banyak diJual di Shopee! Inilah Khasiat Tanaman Herbal Daun AWAR-AWAR

10 Manfaat Buah dan Daun ALPUKAT Untuk Kesehatan, Ampuh Untuk Penurun Darah Tinggi

Si Botak BUAH NONA atau Mulwa yang Berkhasiat untuk Kesehatan

15 Khasiat ASAM JAWA Yang Jarang Diketahui, Silahkan Disimak Manfaat dan Cara Mengolahnya