Ternyata Akar dan Bunga ALANG-ALANG Bermanfaat untuk Mengobati Berbagai Penyakit Kronis
Alang-alang (6)
(Imperata cylindrica )
Klasifikasi, Morfologi dan Nama Latin dari Tumbuhan Alang-Alang adalah:
Alang-alang atau ilalang ialah sejenis rumput. Rumput ini juga dikenal dengan nama-nama daerah seperti alalang, halalang wusu, wutsu (Sumba) dan lain-lain.
Nama latinnya adalah Imperata cylindrica, dan ditempatkan dalam suku Panicoideae. Alang-Alang pada umumnya tumbuh liar di hutan, ladang, lapangan berumput, dan pada tepi jalan pada daerah kering yang mendapat sinar matahari. Tanaman alang-alang biasanya tumbuh tegak dengan ketinggian sekitar 30 – 180 cm, berbatang padat, dan berbuku-buku yang berambut jarang. Daun berbentuk pita, tegak, berujung runcing, tepi rata, berambut kasar dan jarang. Warna daun hijau, panjang 12-80 cm, dan lebar 5-18 mm.
Rumput menahun dengan tunas panjang dan bersisik, merayap di bawah tanah. Ujung (pucuk) tunas yang muncul di tanah runcing tajam, serupa ranjau duri. Batang pendek, menjulang naik ke atas tanah dan berbunga, sebagian kerapkali (merah) keunguan, kerapkali dengan karangan rambut di bawah buku. Tinggi 0,2 – 1,5m, di tempat-tempat lain mungkin lebih.
Alang-alang merupakan tumbuhan yang banyak dijumpai di dataran rendah akar alang-alang dapat berguna untuk pengobatan herbal.
Sifat Dan Khasiat Tanaman Alang-Alang :
Rasa akar alang-alang manis, bersifat sejuk, masuk meridian paru-paru, lambung dan kandung kemih. Simplisia ini bersifat tonik, pereda demam (anti piretik), peluruh kencing (Diuretik), menyejukkan darah untuk menghentikan perdarahan (hemostatik), dan menghilangkan rasa haus. Tunas muda berkhasiat untuk peluruh kencing (Diuretik).
Pengertian dan fungsi diuretik dalam kamus kesehatan adalah zat atau obat yang dapat menambah kecepatan produksi pembentukan urin sehingga volume cairan untuk kencing menjadi normal.
8 Manfaat Akar Alang-alang Digunakan untuk Pengobatan :
- Bengkak (Edem) karena radang ginjal akut, infeksi saluran kencing.
- Kencing sedikit, Rimpang dan akar alang-alang kerap digunakan sebagai bahan obat tradisional, untuk meluruhkan kencing (diuretika), mengobati demam.
- Bengkak karena terbentur (memar)
- Perdarahan akibat panasnya darah (blood heat) seperti mimisan (epistaksis), muntah darah, batuk darah, urine berdarah.
- Wasir (hemoroid)
- Demam disertai haus, batuk, flu, sesak
- Tekanan darah tinggi (hipertensi)
- Sakit kuning (jaundice)
BACA JUGA: Cara Herbal Menyembuhkan Sakit Kuning
Bagian tumbuhan Alang-alang yang digunakan untuk obati adalah: akar, batang/daun dan bunga
Cara Membuat Obat Herbal Alang-alang dan Cara Pemakaiannya :
1.Sakit Paru, Untuk obat yang
diminum : Rebus akar alang-alang kering (15-30 g), bila menggunakan yang masih
segar maka jumlahnya kira-kira 30-60 g, sedang untuk bunga sekitar 5-10 mg, dan
tunas muda 5-10 g. Bisa juga akar ditumbuk dan diperas airnya, atau yang kering
digiling untuk dijadikan bubuk.
2. Luka luar dan Mimisan , Untuk pemakaian luar : bulir bunga berikut tangkainya digiling halus dan
dibubuhi pada luka atau disumbatkan ke hidung untuk menghentikan perdarahan.

Komentar
Posting Komentar